Ayah

Kurangkai bayangmu pada saat itu
Hingga tak ada lagi buram dalam bayangku
Bayang itu seperti mentari yang menyebar
Tak bisa ku peluk dan cium
Hanya bisa melihat dan merasa

Aku tau menjadi sosok mu tak mudah
Kau mentari ketika senja sudah hilang
Kau rembulan ketika malam mulai terhenti

Dan kau sebuah objek nyata dari bayang yang buram

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sejarah Singkat UIN Imam Bonjol Padang

Nasib Pemuda Zaman Sekarang dalam Menghadapi Keberagaman

Wanita dan Emansipasi