Sajak bujang


Malang kali nasib kau bujang

Beban akademik yang semakin menjalang

Siswa yang belum cukup umur diberi gelar maha

Kau ada dalam proyek mereka bujang


Ampun bujang, sungguh malang sampai hilang kepayang

Belum kelar satu sudah timbul lagi seribu

Tuntutan beribu, hasil didapat tidak menentu

Bagaimana caranya kita beranak cucu nantinya itu


Selesai studi bujang merantau

Membawa gelar sarjana sosial yang didapatkannya kala itu

Setiba dirantau bujang bagai katak dalam tempurung

Mulutnya terbuka dan matanya melotot karena baru tahu sesuatu


Bujang hidup senang mati tak mau di rantau orang

Ia jual rokok, pembalut, bahkan kondom untuk penyambung hidup esok

Bujang katanya tamatan sarjana sosial, namun tak tahu dengan lingkungan sosial

Bujang, oohh bujang, sedih merana meratapi nasibmu kawan


Empat tahun sudah bercengkerama dengan dunia akademik

Hasil yang di dapat cuma cukup beli kerupuk dan air putih segelas

Katanya tamatan sarjana, tapi nasib masih merana

Nasib bujang setelah tamat dari gelar sosial seperti apa


Oohh bujang, biaya akademik sudah menekanmu habis habisan

Sementara hasil yang didapat tidak tahu akan mendapat

Bodoh kau bujang

Masuk dalam bola permainan mereka




Padang, 10 Februari

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sejarah Singkat UIN Imam Bonjol Padang

Nasib Pemuda Zaman Sekarang dalam Menghadapi Keberagaman

Wanita dan Emansipasi